Kisah Habib Abdul Qadir bin Ahmad Assegaf
Guru Mulia Al-Musnid Al-Habib Umar bin Hafidz menceritakan sosok gurunya, Al-Habib Abdul Qadir bin Ahmad Assegaf, Jeddah. Suatu ketika ada seorang murid datang kepada Al-Habib Abdul Qadir bin Ahmad Assegaf seraya berkata:
“Wahai Habib, sudah bertahun-tahun aku ikut ta’lim denganmu. Dan sudah lama pula aku rindu ingin bertemu Rasulullah SAW. Namun hingga saat ini keinginanku tersebut belum dikabulkan Allah SWT. Aku ingin engkau berkenan menjadi wasilahku bertemu dengan Rasulullah SAW.”
Mendengar permohonan itu, Al- Habib Abdul Qadir bin Ahmad Assegaf mengajaknya ziarah ke makam Rasulullah SAW. Tatkala sudah tiba di makam Sang Rasul SAW, beliau membaca salam dan beberapa aurod.
Tak berapa lama Rasulullah SAW menjawab salam dari Al-Habib Abdul Qadir bin AhmadAssegaf. Bahkan Rasulullah SAW nampak keluar dari pusaranya yang mulia tersebut.
Mendengar jawaban salam dan melihat RasulullahSAW, si murid gemetar seakan tak bisa mengendalikan dirinya, serasa tubuhnya akan luluh lantak menatap keindahan wajah Rasul SAW. Akhirnya Al-Habib Abdul Qadir bin Ahmad Assegaf memegangnya sehingga ia mampu mengendalikan dirinya..
Semoga Allah membuka segala macam hijab dan memperkenankan kita untuk memandang keindahan wajah mulia Rasulullah saw baik di dunia maupun di akherat..
آمين.. آمين.. آمين يَآرَبْ العالمين 
جَزَی اللهُ عَنَّا سَیِّدَنَا مُحَمَّدًا ﷺمَاهُوَاَهلُهُ
Komentar
Posting Komentar